Sertifikat Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi Universitas Muhammadiyah Riau

Universitas Muhammadiyah Riau berhasil meraih Akreditasi “B” oleh BAN-PT (status online disini). Tidak hanya universitas saja, Program Studi yang ada di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMRI juga terbukti berkualitas dibuktikan dengan akreditasi yang berhasil diraih oleh masing-masing Program Studi tersebut.

Sertifikat Akreditasi Universitas Muhammadiyah Riau

Sertifikat Akreditasi Program Studi Akuntansi

Sertifikat Akreditasi Program Studi Ekonomi Pembangunan

Sertifikat Akreditasi Program Studi Keuangan & Perbankan

Catatan: Sertifikat Akreditas BAN-PT Universitas Muhammadiyah Riau dilegalisir oleh Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK)

Umri Jalin Kerjasama UNP

Umri Jalin Kerjasama UNP

Pekanbaru-Untuk terus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan pengembangan Sistem Penjaminan Mutu Internal, Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) dan Universitas Negeri Padang (UNP) tanda tangani Memorandum of Understanding (MoU). Penandatanganan MoU dilakukan di Auditorium Kampus Utama Umri Jl Tuanku Tambusai Pekanbaru, Rabu (5/9/2018).

Hadir pada kesempatan itu Rektor UNP Prof Ganefri MPd PhD dan ketua Kantor urusan Internasional UNP Ananda Putra PhD. Sementara dari pihak Umri hadir Rektor DR H Mubarak MSi, Wakil Rektor 1 Sri Fitria Retnowati SSi MT, Wakil Rektor 2 Bakaruddin SE MM, para dekan dan seratusan dosen.

Rektor Umri Dr H Mubarak MSi mengatakan bahwa UNP adalah salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia. Untuk itu, sudah sewajarnya Umri menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi negeri yang berada di Kota Padang itu.

“Dengan perkembangan dan kemajuan yang telah diraih oleh UNP kita minta UNP sebagai perguruan tinggi pembina yang kita landasi dengan penandatanganan kerja sama hari ini”,katanya, Senin (10/9/2018).

Rektor juga mengatakan bahwa sosok Prof Ganefri MPd PhD selama ini telah banyak membantu dan memberikan masukan dalam perkembangan Umri karena beberapa waktu lalu pernah menjabat sebagai ketua Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah X.

“Banyak gagasan yang telah beliau sampaikan semasa menjabat sebagai ketua Kopertais Wilayah X untuk Umri. Hari ini kita implementasikan pula dengan UNP, beliau sebagai rektornya. Semoga dengan kerja sama ini Umri dapat berkembang lebih maju ke depannya”, ujar Mubarak.

Sementara itu Rektor UNP Prof Ganefri MPd PhD mengatakan bahwa Mou dengan Umri dilakukan sebagai bentuk tangung jawab dan pembinaan UNP kepada Umri bersama tiga perguruan tinggi swasta lainnya.

“Tadi kita telah tanda tangani MoU pada tingkat universitas dan untuk implementasi teknisnya dapat dilakukan pada tingkat fakultas dalam agreement. Ini kita lakukan sebagai perguruan tinggi pembina untuk membantu salah satunya peningkatan akreditasi institusi (AIPT) yang semula B tentu agar menjadi A dengan pengembangan budaya mutu”, jelas Ganefri.

Ganefri juga mengatakan pihaknya siap mengembangkan kerja sama dalam bentuk lain sesuai kebutuhan.

“Sekiranya dosen-dosen Umri pada program studi dan fakultas yang relevan ingin melanjutkan program doktoral, kita siap. Selain itu dalam bentuk riset bersama, penyelenggaraan conference bersama kita juga siap”,papar Ganefri lagi.

Melihat perkembangan Umri yang ada semenjak dirinya menjadi ketua Kopertis Wilayah X hingga hari ini, Ganefri berkeyakinan bahwa perkembanhan Umri sudah signifikan.

“Umri ini luar biasa, terakhir kali dua tahun lalu datang ke tempat ini perkembangan Umri luar biasa dan saya maklum karena rektor dan manajemen Umri bekerja maksimal”,pungkasnya (rilis/***).

 

Sumber Asli : https://saturealita.com/2018/09/10/umri-jalin-kerjasama-unp/

UMRI Terima Kunjungan Rombongan Peserta Workshop Audit Mutu Internal Kopertis Wilayah X

Pekanbaru – Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), Selasa pagi (17/7/2018) menerima kunjungan Peserta Workshop Audit Mutu Internal yang diinisiasi Kopertis Wilayah X. Rombongan terdiri dari 32 peserta yang berasal dari 22 perguruan tinggi swasta di wilayah Kopertis Wilayah X.

     

 

Rombongan yang dipimpin Fasilitator Workshop Audit Internal Dr Ansofino itu disambut Rektor Umri Dr H Mubarak MSi, Wakil Rektor 1 Sri Retnowati SSi Mt, Wakil Rektor 2 Bakaruddin SE MM, Wakil Rektor 3 dr. Taswin Yacob SPS, para dekan dilingkungan Umri dan segenap Ketua Program Studi dan dosen.

Dalam sambutan rektor Umri Dr H Mubarak MSi memaparkan kemajuan-kemajuan yang telah dicapai. Mubarak mengatakan “Alhamdulillah saat ini hampir keseluruhan program studi kita sudah terakreditasi B. Demikian juga dengan akreditasi Institusi kita juga B dan kita terus upayakan peningkatan akreditasi manjadi A.

Mubarak juga mengatakan “Sebagai salah satu perguruan tinggi swasta yang sedang berkembang, Universitas Muhammadiyah Riau (Umri) terus berupaya melakukan peningkatan. Salah satu peningkatan itu dalam bentuk pelaksanaan sistem penjamin mutu internal (SPMI)”.

Terkait kunjungan peserta bapak dan ibu Fasilitaror dan peserta Workshop Audit Mutu Internal. Secara kelembagaan, kami saat ini telah memiliki Sistem Penjamin Mutu Internal (SPMI), baik auditornya maupun dokumennya. Kedepannya kita akan tingkatkan terus jumlah auditor SPMI sesuai kebutuhan” tutup Mubarak.

Sementara itu Fasilitator Workshop Audit Mutu Internal Kopertis Wilayah X Dr Ansofino mengatakan bahwa kunjungan lapangan ini sebagai rangkaian pembelajaran bagi para peserta Workshop. “Sebelumnya berkunjung ke Umri, para peserta sudah dibekali pelatihan instrument terkait SPMI. Dari pertemuan kami, PTS yang sudah memiliki dokumen mutunya dan kelembagaan yang lengkap dan baik salah satunya adalah Umri, untuk kita pilih sebagai bagian dari Lerning Process”.

 

Ansofino juga mengatakan bahwa seluruh peserta yang mengikuti kegiatan ini dengan baik hingga selesai akan diberikan sertifikat auditor SPMI di PTS asal masing-masing dilingkungan Kopertis Wilayah X. “Saya berharap semua peserta dapat mengikuti kegiatan ini hingga usai dengan baik”. Tutup Ansofino.

(Artikel Asli : http://umri.ac.id/?p=5146)

Dilepas Rektor, Mahasiswa KKN UMRI ‘Dibekali’ dengan Bibit Pohon

Sebagai bagian menumbuhkan rasa cinta akan kelestarian alam dan lingkungan, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata 9KKN) dibekali dengan bibit pohon, dengan melakukan penanaman pohon di lokasi mereka KKN diharapkan bisa terus menjaga ekosistem dan menumbuhkan rasa mencintai lingkungan bagi masyarakat.

Pemberian bibit pohon tersebut dilakukan Rektor Umri Dr H Mubarak MSi, Wakil Rektor I Umri Sri Retnowati SSi MT, dan pejabat lainnya dalam kegiatan pelepasan 930 Mahasiswa yang akan mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2018 ini, Ahad 22 Juli 2018. Mahasiswa tersebut nantinya akan dibagi pada 58 Desa/Kelurahan di Kota Pekanbaru, Kabupaten Kampar, Kabupaten Siak, Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing).

Kepada wartawan usai acara pelepasan peserta yang ditandai dengan pelepasan balon ke udara tersebut, Rektor Mubarak mengatakan kalau yang melaksanakan KKN tahun ini merupakan Mahasiswa angkatan tahun 2015. Mereka ini nantinya diharapkan mampu belajar kondisi sosial kemasyarakatan secara langsung, karena antara yang diberikan dibangku kuliah tentu akan berbeda dengan dilapangan.

“Mereka ini dituntut untuk mampu beradaptasi dengan masyarakat Desa/Kelurahan tempat mereka menjalankan KKN, harus bisa memberi sumbangsih pemikiran yang diharapkan bisa dilaksanakan masyarakat tempat mereka KKN,” tegas Mubarak.

selain itu yang tak kalah pentingnya ditegaskan Mubarak adalah bagaimana mahasiswa KKN Umri ini bisa menjaga nama baik Umri terutama kemuhammadiyahan. Dan inilah yang menjadi perbedaan peserta KKN Umri dengan peserta KKN Universitas lainnya.

“Kita mempunyai ci khas keislaman yakni kemuhammadiyahan, jadi peserta KKN kita himbau untuk bisa menunjukkan perilaku atau sikap sebagai peserta KKN dari sebuah Universitas yang bercirikhas kemuhammadiyahan ini. Jaga perilaku, tunjukkan saudara sebagai muslim yang bisa menjadi contoh bagi masyarakat tempat saudara melaksanakan KKN,” pesan rektor.

Penyerahan Bibit Pohon Oleh Wakil Rektor 1 Kepada Perwakilan Peserta KKN-PPM
Wakil Rektor I Umri Sri Retnowati SSi MT saat menyerahkan bibit pohon kepada perwakilan peserta Kuliah Kerja Nyata Umri 2018.

Sementara kepala LPPM Umri M Ridha Fauzi menyebut, selain merupakan bgaian dari SKS dalam perkuliahaan, pada saat melaksanakan KKN ini panitia akan memberi reward kepada peserta, yang dinilai mampu melaksanakan program kerja yang dibuat dan sesuai pengaplikasiannya dilapangan, berkualitas.

“KKN ini 2 SKS, jadi nantinya mereka akan melaksanakan KKN selama 40 hari, selain akan diberi penilaian oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan pihak Desa/Kelurahan, dari panitia juga secara khusus akan melakukan penilaian terkait dengan program kerja yang akan dilaksanakan masing-masing kelompok, nantinya mereka akan masuk nominasi KKN Umri Award,” jelas Fauzi.

Dilanjutkannya, sebelum menetapkan pemenang, akan ditetapkan nominasi, yang jumlahnya akan disesuaikan dengan kondisi dilapangan, dan setelah didapat nominasi, kelompok tersebut akan mempresentasekan dihadapn dewan juri. “Baru nantinya akan ditetapkan pemenang, dan mereka akan diberi reward,” pungkasnya.**(mad)

Artikel Asli: http://www.gaungriau.com/berita/19496/dilepas-rektor-mahasiswa-kkn-umri-dibekali-dengan-bibit-pohon.html

Bupati Kuansing Sambut 208 Mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Riau

Telukkuantan – serantauriau.news – Bupati Kuansing Drs H Mursini MSi menyambut kedatangan 208 mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Riau (Umri), di Pondok Pesantren KH Ahmad Dahlan Telukkuantan, Senin siang (23/7/2018).

Bupati Kuansing mengatakan kepada mahasiswa, selamat datang di Kota Jalur Kabupaten Kuansing dan jangan lupa nonton pacu jalur nanti.

“Juga datangi objek wisata yang ada di Kabupaten Kuansing ini,” ajaknya.

Terkait dengan datangnya mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau ke Kabupaten Kuansing dalam rangka KKN, Bupati Mursini berharap agar mahasiswa nantinya dapat ambil bagian pada kegiatan masyarakat sekitar.

“Jangan takut, masyarakat Kuansing merupakan masyarakat yang ramah dan terbuka terhadap kehadiran orang baru, jadi jangan takut,” kata Bupati Mursini sambil tersenyum.

Dengan kehadiran 208 orang mahasiswa dan Dosen Pembimbing 20 orang asal Universitas Muhammadiyah Riau, diharapkan membantu menunjang pembangunan dalam berbagai sektor di daerah Kabupaten Kuansing.

“Saya harap mahasiswa KKN Umri dapat melakukan proses transfer pengetahuan dan teknologi yang diperoleh semasa mengikuti kuliah di UMRI, sesuai dengan disiplin ilmu masing-masing kepada masyarakat Kuansing,” harap bupati.

Wakil Rektor III Umri, Dr H Taswin Yacob SpS yang mengantar mahasiswanya mengungkapkan, kepada mahasiswa agar dapat mengaplikasikan teori yang didapat selama perkuliahan serta menyosialisasikan Umri kepada masyarakat sekitar lokasi pelaksanaan KKN.

Mahasiswa KKN pun diminta agar menjaga perilaku serta dapat membawa nama baik Umri dan persyarikatan Muhammadiyah. “Tunjukkan nilai-nilai Islam kemuhammadiyahan sebagai ciri kampus kita,” pinta Taswin.

Sebanyak 208 mahasiswa KKN Umri akan ditempatkan di 16 desa dari 4 kecamatan di Kabupaten Kuansing.

Dalam pesannya, Taswin juga menyampaikan, KKN hendaklah mampu menyokong Umri HEBAT (Hebat, Empati, Berwarna dan Bermartabat). “Ikutilah kegiatan ini secara serius, karena akan sangat bermanfaat bagi kalian semua,” pesan Wakil Rektor III.

Terakhir, Taswin Yacob menambahkan, dari pelaksana KKN ingin memberikan nuansa berbeda dengan KKN universitas lainnya. Karena KKN Umri lebih mengedepankan nuansa Islami, yaitu dengan adanya organisasi Muhammadiyah, guna membantu masyarakat dengan konsep penguatan perekonomian dan pariwisata daerah.

“Ini dalam mewujudkan masyarakat yang mandiri dan agamis. Selain itu kami berharap dengan adanya berbagai program KKN UMRI, kehidupan perekonomian dan pola pikir masyarakat menjadi lebih baik daripada sebelumnya,” ungkap Taswin. (ISB)

Artikel asli : http://www.serantauriau.news/view_berita.php?id=2314